Istri Shalat Dhuha, Insya Allah Rezeki Suami Ikut Lancar

  


Istri Shalat Dhuha, Insya Allah Rezeki Suami Ikut Lancar

Jika Anda termasuk satu pasangan yang mengalaminya.
Dan rupanya, cukup banyak yang merasakan pengalaman serupa.
Ketika istri rajin shalat dhuha, rezeki suami –termasuk secara khusus penghasilannya- lancar jaya.

Baca Juga
Kesusahan Diawal Pernikahan Itulah Perlu Jadi Kenangan Terindah
Menikah yang Terpenting adalah Sah bukan Wah
Demi Biayai Kuliah Si Cantik Tidak Malu Jadi Supir Angkot Dan Kuli
Bagaimana bisa menarik kesimpulan seperti itu? Mari kita amati ketika

istri rajin shalat dhuha dan istri tidak rajin sholat dhuha.

Apalagi jika suami istri berbarengan intensitasnya saat shalat dhuha.
Ketika istri belum mengamalkan sholat dhuha, rezeki biasa-biasa saja. Cukup, tetapi tidak lapang.
Penghasilan bulan ini hanya cukup untuk satu bulan, bahkan kadang-kadang kurang.
Ada tagihan, ada biaya tak terduga yang harus dibayar, dan lain-lain.

Ketika kemudian istri rajin sholat dhuha, ada rezeki-rezeki lain yang tidak biasanya.

Suami yang karyawan kemudian dapat bonus, naik jabatan, dan lain sebagainya.
Jika kebetulan suaminya pengusaha, omsetnya meningkat pesat atau mendapat customer baru kelas kakap.
Bisa juga berbentuk lain. Penghasilan belum banyak berubah, namun terasa berkahnya.
Lebih dari cukup untuk kebutuhan sehari-hari sehingga bisa digunakan untuk berinfak dan

berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan.

Nenek 120 tahun: “Pembersihan pembuluh darah sangatlah mudah!“
Salah satu keutamaan shalat dhuha adalah setara dengan 360 sedekah.
“Setiap pagi, setiap ruas anggota badan kalian wajib dikeluarkan sedekahnya.
Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah
sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah,
menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, dan melarang berbuat munkar adalah sedekah.

Semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua rakaat,” (HR. Muslim).

Itu baru shalat dhuha dua rakaat. Jika ditambah menjadi empat rakaat, keutamaannya pun bertambah.
Selain keutamaan dalam hadits riwayat Muslim di atas, juga mendapat keutamaan dicukupkan rezekinya.
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,
“Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu,
niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu,” (HR. Ahmad).

Nah, jika istri yang tidak bekerja rajin shalat dhuha lalu mendapat

keutamaan terkait rezeki seperti ini, lewat siapakah jalannya?
Karena tidak mungkin Allah tiba-tiba menurunkan uang dari langit lalu jatuh tepat di atas sajadah.
Allah memiliki sunnah kauniyah.
Rezeki itu kemudian dilewatkan suaminya yang berkewajiban memberikan nafkah.
Maka Allah pun melancarkan rezeki sang suami.

Sudahkah Anda shalat dhuha hari ini? Jika belum, mulai besok mari kita sempatkan.

Belum tahu caranya? Baca tata cara shalat dhuha.
Wallahu a’lam bish shawab.
Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan,
Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak
Karena keterbatasan pengetahuan

dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna,

Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi
lebih baik lagi dimasa yang akan datang