5 Tips Ibu Aminah Buat Anak Kecanduan Tak Berhenti Baca Alquran

   

ANAK-anak adalah anugerah terindah buat orangtua. Anak-anak seperti kain putih yang harus didesain oleh ibu dan ayahnya.

Sejak dari kecil lagi, berbagai kebiasaan telah diberikan orangtua kepada anak-anak, agar mereka dapat tumbuh dengan baik. Salah satu kebiasaan orangtua dalam mendidik anak-anaknya ialah memberikan pendidikan untuk membaca Alquran.


Salah satu contoh keluarga yang memberikan kebiasaan untuk membaca Alquran ialah keluarga Siti Aminah Sulaiman.


Ibu asal negeri Jiran, Malaysia ini membiasakan anak-anaknya untuk membaca Alquran setiap hari agar mereka mencintai Alquran. Sebagai seorang ibu yang bertugas mendidik anak-anak dan mengatur urusan rumah tangga, Aminah termasuk ibu yang cerdas lagi shalihah. Pasalnya, lewat didikannya akhirnya anak-anak Aminah sudah menjadikan Alquran sebagai sesuatu yang sangat penting dalam keseharian mereka. Bahkan, salah satu anak lelakinya kecanduan untuk membaca Alquran hingga ia tidak bisa berhenti sehari pun untuk membaca Alquran.


Lantas, seperti apa sih cara Aminah membiasakan anak-anaknya untuk membaca Alquran?


Dikutip dari siakap keli, berikut beberapa pendekatan yang digunakan Aminah dalam melatih anaknya agar cinta Alquran:


1. Berhenti Menyuruh Anak

Menurut Aminah, cara pertama yakni berhenti menyuruh anak untuk membaca Alquran. Artinya sebagai orangtua kita tidak hanya menyuruh anak tapi harus memberikan teladan atau contoh yang baik kepada anak-anak terlebih dahulu.


Misalnya Aminah, ia mengitikadkan membaca Alquran setiap selesai shalat wajib. Demi memberikan teladan, biasanya waktu antara maghrib ke Isya Aminah meninggalkan semua agenda belanja barang dapur dan kebutuhan lainnya. Ia memberikan teladan kepada anak-nya untuk membaca Alquran.


Saat Aminah sudah membiasakan membaca Alquran selesai shalat, awalnya anak-anaknya hanya cuek dan mengintipnya saja. Namun, setelah beberapa hari anaknya mulai penasaran dan mendekati Aminah hingga mereka pun ingin belajar dan membiasakan baca Alquran sama sepeti ibunya. Jika hal itu konsisten dilakukan, maka orangtua tidak perlu menyuruh dulu anaknya untuk membaca Alquran tapi justru sang anak yang menginginkannya.


2. Meluangkan Waktu untuk Membuat Halaqah Alquran

Aminah membuat agenda keluarga untuk membuat halaqah Alquran. Setiap hari Jumat, ia mewajibkan keluarganya untuk membuat halaqah, di mana mereka duduk dalam lingkaran, kemudian bergantian membaca Alquran. Biasanya Aminah membaca Surah Al kahfi setiap hari Jumat.


3. Tadabbur Terjemahan Alquran

Agar anak-anaknya tertarik untuk mentadaburi Alquran, maka Aminah mulai membiasakan tadabbur terjemahan Alquran. Akhirnya setelah ia konsisten, anak-anaknya pun penasaran dan ingin mengikuti apa yang dilakukan ibu mereka. Saat mereka mendengarkan tadabbur terjemahan Alquran, anak-anak mulai mengerti makna dari ayat-ayat Alquran yang setiap hari mereka baca.


4. Mencoba Menghafal Alquran Bersama

Jika sebelumnya anak-anak Aminah biasa menghafal Alquran sendiri, maka untuk membuat anaknya tidak bosan untuk menghafal Alquran, maka Aminah mengajak anaknya untuk menghafal Alquran bersama-sama.


Setelah ia ikut menghafal Alquran, Aminah baru mengetahui susahnya menghafal Alquran. Akhirnya, ia pun memahami apa yang anaknya lalui untuk menghafal Alquran.


5. Puji Anak Depan Suami

Untuk membuat minat anak semakin besar terhadao Alquran, maka Aminah biasa memuji setiap perkembangan anaknya dalam mempelajari Alquran kepada suaminya. Aminah sengaja memuji anak-anak di depan ayahnya, agar mereka merasa diakui dan semangatnya semakin besar untuk mempelajari Alquran.


Bagaimana ibu shalihah, apakah Anda sudah memahami tips cerdas bagi ibu shalihah untuk mengajak anaknya cinta Alquran?


Yap, intinya sebelum orangtua mengajak anak untuk cinta Alquran maka orangtua harus terlebih dahulu mencintai Alquran, maka barulah lahir anak-anak pecinta Alquran. Selamat menjadi pendidik cerdas dan shalihah. Selamat mencoba! []