BRI Liga 1 : PSSI Kumpulkan Ratusan Juta dari Persib Bandung, Arema FC, Persebaya, dan Bhayangkara FC

 



PotensiBadung.com – Kompetisi BRI Liga 1 2021/22 menyisakan beberapa pekan menuju penentuan juara.

Pada bulan Februari hingga awal Maret 2022, empat klub BRI Liga 1 dijatuhkan sanksi berupa denda karena melakukan pelanggaran.

Uang hasil denda bernilai ratusan juta itu terkumpul dari denda yang wajib dibayarkan, Persib Bandung, Arema FCPersebaya, dan Bhayangkara FC.

Berikut adalah jenis pelanggaran hingga empat klub tersebut harus merogoh kocek puluhan juta.

Dilansir potensibadung.com dari web resmi PSSI, skasi dijatuhkan setelah Komisi Disiplin (Komdis) PSSI melakukan rapat pada tanggal 1, 3 dan 6 Maret 2022.

Arema FC dihukum membayar denda sebesar Rp10 juta atas dugaan tingkah laku buruk dalam pertandingan menghadapi Persebaya.

Atas pelanggaran yang terjadi pada 23 Februari 2022, Bagas Adi Nugroho langsung diganjar kartu merah.

Tidak hanya membayar denda, sang pemain juga dihukum dengan larangan bermain dalam 2 setelahnya.

Selanjutnya, Persebaya Surabaya denda sebesar Rp25 juta karena dugaan pelanggaran melempar air botol mineral ke arah bangku cadangan pemain lawan.

Peristiwa itu terjadi saat Persebaya Surabaya menghadapi Madura United, pada 28 Februari 2022.

Kemudian Persikabo harus membayar denda Rp10 juta setelah sang pemain Syahrul Trisna Fadillah melakukan perusakan fasilitas stadion berupa XBanner. 

Bhayangkara FC juga wajib membayar denda sebesar Rp10 juta karena pelanggaran yang dilakukan Melvin Platje.

Mantan pemain Bali United itu melakukan Menendang wajah pemain lawan dan mendapatkan kartu merah langsung saat menghadapi Persita Tangerang.

Melvin juga wajib menjalani hukuman 2 kali larangan bermain.

Hukuman dengan nilai terbesar dari pelanggaran di atas adalah Persib Bandung. 

Klub asal Kota Bandung, Jawa Barat itu harus membayar denda sebesar Rp50 juta.

Denda yang wajib dibayar karena dalam pertandingan menghadapi Persija Jakarta, terdapat 6 kartu kuning yang diberikan terhadap 5 pemain dan 1 Official. 

Hukuman diberikan dalam laga yang berlangsung 1 Maret 2022.

Praktis jika dikalkulasikan, PSSI mengumpulkan Rp105 juta uang denda di bulan Februari hingga awal maret 2022.