Sudah Tujuh Pemain Persib Hengkang, Robert Alberts Tak Dapat Memprediksi Berapa Persen Pemain yang Bertahan

 


Kabar persib – Setelah sebelumnya ada enam pemain yang hengkang dari Persib, kini satu lagi pemain Persib yang harus hengkang, yaitu Puja Abdillah.

Melalui akun instagram resminya, Persib mengumumkan kepergian Puja Abdillah pada Minggu, 10 April 2022.

“Terkadang harus mengucap "Selamat Tinggal", meski hati ingin tetap tinggal. Hatur Nuhun @puja_alvarest. Tunjukkan kepada mereka, PERSIB dan Bandung lah tempatmu berasal,” tulis akun @Persib.

Seperti sebelumnya, dalam unggahannya itu, akun Persib memajang foto Puja Abdillah bertuliskan “Hatur Nuhun”, tanda ucapan terima kasih kepada pemain jebolan Diklat Persib ini.

Dikutip dari laman Persib.co,id, penghentian kerja sama tersebut merupakan hasil dari evaluasi tim pelatih di Liga 1 2021/2022.

Selama musim yang panjang dan penuh tantangan itu, Puja dinilai masih belum cukup menunjukkan kapabilitasnya untuk membela Pangeran Biru.

Kendati sudah tujuh pemain yang hengkang dari Persib, namun hingga kini baru dua pemain yang didatangkan oleh Persib.

Ke dua pemain ini adalah Ricky Kambuaya dan Rachmat Irianto. Keduanya didatangkan Persib dari Persebaya.

Menanggapi hengkangnya sejumlah pemain, pelatih Persib, Robert Alberts mengaku bahwa sebenarnya dirinya berencana tidak banyak merombak komposisi pemainnya untuk Liga 1 2022/2023 mendatang.

Alasannya, karena dari pencapaian Persib di Liga 1 tahun 2021/2022 yang berhasil mengukir rekor baru.

Dikutip dari laman Persib, kendati tahun ini Persib hanya berada di posisi runner up, namun capaian 69 poin akhir menurut Alberts adalah rekor baru bagi Persib.

Atas hal inilah, Robert Alberts berniat tak banyak merombak komposisi pemain untuk kompetisi di musim yang akan datang.

“Targetnya adalah bisa mempertahankan sebanyak mungkin pemain yang ada,” kata Robert.

Namun menurutnya, semuanya kembali kepada kesepakatan pemain dengan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat.

Menurutnya, harapan itu memang tidak mudah dicapai. Sebab, pihaknya hanya bisa memberikan rekomendasi. Sedangkan keputusan ada di pemain dan manajemen.

Oleh karenanya, pelatih asal Belanda tersebut tak dapat memprediksi berapa persen pemain yang tetap bertahan bersama Persib.

“Akan bergantung kepada klub dan pemain untuk menyetujui sebuah kontrak. Saya tidak bisa memprediksi apakah pemain akan sepakat atau tidak terhadap kontrak itu. Ini sepenuhnya menjadi hak dari pemain itu sendiri untuk bernegosiasi,” ucapnya.***